• Jelajahi

    Copyright © FOKUS TV
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Rabu, 28 Januari 2026

    PEREDARAN OBAT KERAS TRAMADOL ILEGAL DI WILAYAH LEBAKWANGI, KUNINGAN JAWA BARAT


    Praktik peredaran obat keras berbahaya jenis Tramadol dan Eximer diduga berlangsung secara terang-terangan dan tanpa rasa takut di wilayah Manggari, Kec. Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Kamis
    (29/1/26).



    Modus penjualan yg dilakukan warung kelontong, bukan apotek, bukan klinik, dan tanpa resep dokter.


    Hasil investigasi awak media di lapangan mengungkap bahwa terduga penjual melayani pembeli secara bebas, layaknya transaksi barang biasa.

    Tidak ada upaya sembunyi-sembunyi. Tidak ada rasa khawatir.

    dugaan kuat adanya pembiaran serius terhadap kejahatan kesehatan masyarakat yang secara nyata merusak generasi muda.


    Warga sekitar mengaku resah dan geram, karena obat-obatan tersebut kerap disalahgunakan oleh kalangan remaja dan anak muda.

    Tramadol dan Eximer dikenal luas sebagai obat pemicu ketergantungan, gangguan saraf, hingga tindakan kriminal, jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis.


    Lebih memprihatinkan lagi, meski aktivitas ini diduga sudah berlangsung lama, belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.

    Fakta ini menimbulkan pertanyaan publik:

    Apakah hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke pelaku perusak masa depan generasi bangsa?

    Perlu ditegaskan, penjualan Tramadol dan Eximer secara ilegal jelas melanggar hukum, antara lain:

    Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
    Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
    Peraturan BPOM tentang pengawasan obat keras
    Ancaman pidananya tidak main-main, mulai dari hukuman penjara hingga denda miliaran rupiah.


    Atas temuan ini,  Polsek setempat dan Polres Kuningan untuk tidak tutup mata dan tidak bermain aman.

    Aparat diminta segera:
    Melakukan penggerebekan dan penyelidikan terbuka
    Mengklarifikasi pengakuan terduga penjual
    Menindak tegas siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu.


    Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek dan Polres belum memberikan pernyataan resmi.

    Media akan terus memantau dan mengawal kasus ini demi kepentingan publik dan keselamatan generasi muda.