• Jelajahi

    Copyright © FOKUS TV
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tampilkan postingan dengan label ARTIS. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label ARTIS. Tampilkan semua postingan

    Selasa, 22 Juli 2025

    "Misteri Hilangnya Nazwa Syabil: Remaja Bekasi Utara Tak Kunjung Pulang Sejak 8 Juli"

     


    Bekasi Utara –
     Seorang remaja perempuan bernama Nazwa Syabil dilaporkan hilang sejak 4 Juli 2025 setelah pergi dari rumah dan hingga kini belum kembali.


    Keluarga sangat cemas dan berharap bantuan dari masyarakat untuk menemukan keberadaannya.

    Nazwa merupakan warga Kampung Penggilingan Baru, RT 02 RW 08, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

    Terakhir kali ia terlihat mengenakan jaket abu-abu dan hijab berwarna ungu muda.

    Dalam foto terakhir, ia tampak mengenakan jaket berkerudung dengan ekspresi tenang.


    Pihak keluarga telah melakukan berbagai upaya pencarian, termasuk melaporkan kasus ini ke Polsek Bekasi Utara, namun sampai saat ini belum juga ditemukan titik terang mengenai keberadaan Nazwa.


    “Kami mohon kepada siapa pun yang mungkin melihat atau mengetahui keberadaan Nazwa untuk segera menghubungi kami atau pihak kepolisian. Kami sangat khawatir dan hanya ingin dia pulang dalam keadaan selamat,” kata  orang tua korban ( MURTINA).

    Bagi siapa pun yang memiliki informasi, silakan hubungi:
    📞 [ 085281763713 ]
    📍 Atau langsung laporkan ke Polsek Bekasi Utara.
    Mohon bantuannya untuk menyebarkan informasi ini.

    Sekecil apa pun informasi dari masyarakat sangat membantu dalam upaya pencarian.

    Kamis, 12 Juni 2025

    PENGAMANAN DEMO DI DEPAN DPRD KOTA BEKASI SATPOL PP KOTA BEKASI DI KERAHKAN



    Bekasi, 12 Juni 2025
     — Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi dikerahkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi pada Kamis siang 12/5/2025.





    Aksi unjuk rasa ini dilakukan oleh sekelompok massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat sipil, yang menuntut penangkapan oknum anggota DPRD Kota Bekasi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan alat olahraga. Dalam orasinya, massa membawa spanduk bertuliskan tuntutan dan menyerukan agar dana aspirasi rakyat tidak disalahgunakan.


    Personel Satpol PP tampak bersiaga di berbagai titik sekitar kantor DPRD untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif. Beberapa unit kendaraan operasional juga dikerahkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan. Para petugas melakukan pendekatan persuasif serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk pengamanan tambahan.


    pengamanan ini merupakan bagian dari tugas mereka untuk menjaga ketertiban umum serta mengawal jalannya penyampaian aspirasi warga agar tetap damai dan tertib.


    Satpol PP hadir untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung agar kegiatan ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.


    Aksi demonstrasi berjalan dengan tertib dan damai, tanpa adanya insiden yang mengganggu keamanan.


    Setelah beberapa jam menyuarakan aspirasinya, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan aparat.

     

    Post Views: 5,827

    Jumat, 23 Mei 2025

    Pembangunan Mushola Al Kamil Dimulai Resmi di Kelurahan Harapan Baru



    BEKASI, 23 Mei 2025
    – Pembangunan Mushola Al Kamil yang berlokasi di kompleks Kelurahan Harapan Baru Kecamatan bekasi utara, resmi dimulai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama yang berlangsung pada hari Jumat (23/05).

    Acara ini dihadiri oleh Lurah Harapan Baru, (Warjan), tokoh masyarakat H.Enang Haryadi, para Ketua RT dan RW se-Harapan Baru, serta perwakilan dari Karang Taruna.


    Acara diawali dengan Berbagai dari Lurah Harapan Baru, (Warjan), yang menyampaikan pentingnya keberadaan mushola sebagai sarana ibadah dan pelatihan akhlak masyarakat, khususnya generasi muda.


    “Pembangunan Mushola Al Kamil ini merupakan hasil gotong royong dan semangat kebersamaan warga Harapan Baru. Kita ingin tempat ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang terbuka bagi seluruh warga,” ujar Warjan dalam Berbagainya.


    Tokoh masyarakat setempat, H.Enang Haryadi, yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, juga mengapresiasi dukungan penuh dari warga dan pemerintah kelurahan. Ia berharap mushola ini nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran dan pengembangan karakter Islami bagi anak-anak dan remaja.


    Perwakilan Karang Taruna yang hadir juga menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan kegiatan di Mushola Al Kamil ke depan. Mereka berharap mushola ini bisa menjadi pusat kegiatan positif yang mendekatkan anak muda dengan nilai-nilai keagamaan.


    Kehadiran para Ketua RT dan RW dari seluruh wilayah Harapan Baru menunjukkan kekompakan dan sinergi antara warga dan aparat kelurahan dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.


    Dengan dimulainya pembangunan ini, warga Harapan Baru berharap Mushola Al Kamil dapat segera rampung dan mulai dimanfaatkan sebagai sarana ibadah serta pusat kegiatan sosial keagamaan di lingkungan mereka.

    M,Akbar/Jipong.


    Post Views: 4,451

    Rabu, 14 Mei 2025

    Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bersatu akan menemui Joko Widodo.


    Pertemuan itu dilakukan Peradi Bersatu untuk melakukan koordinasi secara langsung terkait laporan dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi palsu soal ijazah Presiden ke-7 RI tersebut.

    Ketua Umum Peradi Bersatu Zevrijn Boy Kanu mengaku telah menjadwalkan kunjungan ke Solo untuk bertemu Jokowi sebagai korban dalam kasus tersebut.

    "Kami akan berkunjung kepada korban dan langsung ke Kota Solo," kata Zevrijn dalam keterangan di Polres Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025).


    Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu Ade Darmawan menambahkan, komunikasi awal dengan pihak Jokowi sudah dilakukan dan tinggal menyesuaikan waktu untuk pertemuan.

    "Pak Ketum akan mengatur waktunya, kami sudah lakukan komunikasi," ucap Ade Darmawan.


    Pernyataan ini disampaikan saat para pelapor dari Peradi Bersatu memenuhi panggilan penyidik di Polres Jakarta Selatan.


    Mereka menjalani pemeriksaan atas laporan terhadap Roy Suryo dan beberapa pihak lain yang menuduh ijazah Jokowi adalah palsu.

    Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan, bersama empat saksi, termasuk Zevrijn dan Ade, hadir dalam pemeriksaan.


    Mereka membawa 16 barang bukti dan sembilan video sebagai bagian dari pelaporan.


    Laporan tersebut dicata di nomor LP/B/1387/V/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA atas nama Lechumanan, dan mencantumkan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan serta Pasal 282 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran informasi elektronik.

    Lechumanan menegaskan, tuduhan terhadap Jokowi berpotensi menyesatkan publik dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.


    Post Views: 2,756


    Jumat, 23 Agustus 2024

    RAFFI AHMAD KAWAL PUTUSAN MK DENGAN CARA SENDIRI


    Raffi ahmad buka suara mengenai posisinya terhadap putusan mahkamah Konstitusi (MK) atas persyaratan calon kepala daerah, berujung pada kesepakatan DPR atas revisi UU Pilkada yang dinilai bertentangan dengan hal tersebut.

    Kesepakatan DPR mengesahkan revisi UU Pilkada dalam rapat paripurna membuat banyak lapisan masyarakat turun ke jalan menyuarakan penolakan atas hal tersebut.


    "Terhadap problematika yang sedang berjalan, saya secara personal mendukung dan mengawal bagaimana keputusan MK," kata Raffi Ahmad dalam unggahan terbarunya, Jumat (23/8).


    Ia kemudian juga mengapresiasi lapisan masyarakat yang turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah. Raffi turut mengajak semua untuk ikut mengawal proses tersebut.


    Di sisi lain, suami Nagita Slavina ini juga meyakini cara masing-masing orang dalam mengawal keputusan MK berbeda-beda, tak hanya dengan ikut aksi demo.


    "Saya sangat menghargai kepada teman-teman yang sudah bersuara turun ke jalan. Teman-teman semua luar biasa atas Support dan kepedulian terhadap Bangsa yang kita cintai ini," ucap Raffi Ahmad.


    "Mari kita terus menyuarakan dan kawal ini dengan cara kita masing-masing, baik menyuarakan langsung, turun ke jalan atau pun dari lewat media sosial, dan cara cara lainnya yang baik dan bijaksana tanpa anarkis dan provokatif."


    Raffi Ahmad meyakini, meski cara berbeda, semua masyarakat sama-sama ingin mengembalikan martabat demokrasi Indonesia.